Minggu, 11 Desember 2011

CERPEN CAIK--MIRACLE OF DREAM




MIRACLE OF DREAM

Keajaiban mimpi
-CINTA DALAM MIMPI-

PERKENALAN  TOKOH
            OIK CAHYA RAMADLANI…..
Lbih akrab di pnggl OIK.dia ank prtama dri 2 brsaudara ,adiknya bernama ACHA . . .OIK adlah slah stu cewek terpopular di sekolahnya di antara tman”nya, ia terkenal manis terhadap siapa pun.Tapi sebenarnya dia orang  yang  jutek .aku juga anak pndahan dri Salatiga karna ada suatu hal yg membuat aku pndah ke Jakarta.ku jga pnya SAHABAT yg bernma Sivia,Shilla,dan Agni.. mereka shabat ku yg bru ku knal di Jakarta.
            CAKKA KAWEKAS NURAGA…Lbih akrab pngglannya CAKKA tpi jgn pnggl dy “Cak”,,krna dy gk suka .jdi pnggl aja “Kka” . . . .dia anak k2 dri 3 brsaudara .kakaknya brnama ELANG dan adiknya brnma GITA. . .”gue orangnya ramah,dan gk sombong .Trus kta cewek” di skolah gue, gue tuh orngnya cool, keren, ganteng, dan baik hati (PEDE)…tapi itu kta cewek” bukan kta gue yaa…!(what,,emanknya di dunia ni Cuma ada cewek ya..ckckck)*plaak* ya karna gue tuh sering di incar sma cewek” yg terobsesi sama gue karna gue cakep (bilangnya tdi gk smbong). …

Oik p.o.v

Saat terindah,,saat bersamamu bgitu lelapnya aku pun trbuai………
Sebenarnya aku tak berharap ku akan memiliki drimu selmanya..
Segenap htiku luluh lanta ,mengringi duka ku tuk kehilangan dri mu..
Sungguh ku tak mampu tuk meredam kpedihan hatiku untuk merelakan kpergianmu..
Dlu aku punya seorng teman,kmi berteman dri aku msuk Sekolah Dasar.rmah kmi juga brsblahan ..dlu kmi sling mengerti antra stu dngan yg lain …Mereka adalah ALVIN, SIVIA, dan yg pling brat ku sbut nmanya iyalh CAKKA..karna dialh stu2nya org yg udh ngancurin mimpiku. . .Mimpi yg slama ini ku harapkn terjadi. . . “tpi itu cma mimpi.yg gk akan bisa terjadi .”bitulh ktanya pdaku. . . tpi aku terus mengejar mimpi ku hingga akirnya aku menyerah dan itu karena DIA (CAKKA).
Itu smua berawal dri…........>>>>>>>>>>
=====è8 TAHUN YANG LALU (TAMAN)

            Terlihat 4org anak yg bermain dngan riangnya. . .TIBA2……..
 “ADUUH..” rintihku yg terjatuh karena kaki ku tersandung batu. . . .”OIK” tiba2 cakka dtang menghampiriku…ia melihat luka ku akibat jatuh tadi…”berdarah” ktanya lagi.ia pun membungkukkn bdannya  dan meniup luka yang ada dilututku….
“gimana sekarang????” tanyanya setelah selesai meniup lutut ku
“lumayan”jawabku seraya tersenyum manis
Cakka selalu baik padaku, dia juga perhatian padaku. Aku selalu merasa nyaman dekat dengannya.. dan mungkin aku mempunyai rasa padanya. Tapi, mungkin ini hanya suka biasa, aku masih terlalu kecil untuk mengerti arti cinta yang sesungguhnya.. tiap malam aku selalu bermimpi, agar selalu bersama dia..
====Skippp-››››››››››››››
Minggu berganti bulan, bulan berganti tahun.. kini aku duduk di kelas 5 SD. Dan Entah mengapa rasa ini belum juga hilang.. cakka yang sekarang, lebih perhatian padaku.. entahlah, mengapa aku merasa kalau cakka juga suka padaku.. tapi, itu ga mungkin, dan itu juga tak akan pernah terjadi…
“hy, ik” sapa seseorang membuyarkan lamunanku.. aku tersadar, ternyata dari tadi aku memikirkan cakka. Ck ck ck, oik, oik.. aku menoleh kebelakang dan mendapati cakka sedang tersenyum manis padaku..
“hy cak
J” jawabku.
“kamu ngapain disini???” Tanya cakka lagi sambil duduk di samping ku…
“seperti biasa, merasakan indahnya taman disini” jawabku lagi. Yah, inilah kebiasaan ku, setiap jam istirahat aku selalu ketaman didepan perpustakaan.
“kamu sama siapa????”
“sivia”
“dia dimana sekarang???”
“tuh, lagi diperpus. “ tunjukku kearah perpustakaan…tak lama via keluar dari perpustakaan.. “hmm, cak. Aq duluan yah…..” pamit ku
“ia.. by..”aku hanya tersenyum.. kemudian aku berjalan kearah sivia sambil tersenyum ceria…
“kenapa, ik” Tanya sivia bingung. Mungkin dia melihat ekspresi wajah ku yang lagi bahagia.
 “cakka????” Tanyanya lagi.. tebakan yang bagus vi, , , , oh ia, aku sering cerita ke sivia tentang perasaan ku ke cakka.. makanya dia tau………. Aku mengangguk senang..
“koq tau sih vi,, kalau aku senang karena cakka”Tanya ku agak malu
“udah bisa ketebak kali ik…”jawab sivia lagi… “masuk kelas yuk….”
Aku mengangguk lagi……..
AUTHOR P.O.V
LANNNJJJJJJJJJJJJUUUUUUUUUUUTTTTTTT……

Sekarang oik duduk dikelas 7 smp… dimana dia lepas dari masa anak-anak… dan cakka sekarang kelas 8… tapi, masa smp ini tak seindah masa sd, karena oik merasa cakka tak sedekat dulu lagi dengan nya, tak ada perhatian dari cakka lagi yang dapat ia rasakan… oik merasa cakka menjauh dari dia semenjak mengenal kaka kelas sekaligus teman sekelas cakka yaitu ify… cakka lebih dekat dengan ify, dan oik hanya bisa melihat kedekatan itu dari jarak jauh….sivia, sahabat kecil oik, dapat merasakan kesedihan oik, bahkan shilla dan agni, teman baru oik juga dapat melihat itu…. Mereka bertiga hanya dapat menghibur oik dengan semampu mereka….
“ik,,, loe sama cakka kenapa sih…. Koq ga pernah gue lihat kalian bareng lagi..” Tanya via, kini via, agni, shilla dan oik ada disebuah pantai, hari ini hari minggu, jadi mereka berencana untuk bermain dipantai.
“ceritanya panjang vi,”jawab oik
“ik, gue sama shilla mungkin ga pernah tau kedekatan loe sama cakka waktu itu, tapi gue ini sahabat loe, jadi kalau loe ada masalah, loe cerita sama kita” ujar agni.
“ia ik, ga boleh kalau misalnya ada masalah dipendam sendiri” lanjut shilla
“ok, gue cerita….. vi, loe ingatkan waktu kita bimbel sore tahun lalu, pas minggu pertama hari rabu,yang hujan’’ itu??” Tanya oik, via mengangguk bingung “nah,waktu itu………………………….”
=flash back---------on=
Aku dan sivia baru saja pulang bimbel… hujan deras mengguyur jalanan, tapi aku dan sivia tetap saja berjalan, pas tikungan kerumah,aku dan sivia berpisah.. dan pas menuju rumah, aku lihat cakka hujan”an di bawah pohon, dan aku mendekat kearah cakka. Aneh, aku lihat air mata cakka keluar,, aku memegang bahunya, dan dia langsung memelukku, aku tau cakka sekarang pasti ada masalah dirumahnya.. apa lagi kalau bukan gara-gara pertengkaran kedua orang tuanya. Aku mencoba menenangkan cakka. Hujan mulai berhenti, aku membawa cakka duduk di taman. Cakka menjelaskan semua yang terjadi…. Memang betul, kedua orang tuanya lagi ada masalah..
Dan yang menyebabkan aku sama cakka tak teguran adalah…..
“kamu sabar yah cakk, semua pasti ada akhirnya..” kataku
“tapi sampai kapan ik, aku sudah lelah tiap saat melihat mereka ribut”kta cakka, nadanya terdengar seperti akan marah, tapi aku akan mencoba bersabar
“cak,, kamu tenang dong”… “aku pernah bermimpi cak, bahwa kamu nanti pasti bahagia” cakka mendelik tajam kearah ku “bukan sekarang cak, tapi nanti, tunggu waktu itu ada, kalau misalnya kamu tak tahan dengan kelakuan mereka, kamu harus berusaha berbicara pada mereka, bilang bahwa kelakuan mereka itu mengganggu mimpi kamu, mimpi bahwa kamu akan menyatukan mereka…” jelasku panjang lebar
“mimpi aku sudah pupus” bentak cakka,” mimpi aku hilang, apa kamu berpikir, dengan mimpi kita dapat menjadi sukses? Ga ik.. justru mimpi yang menghancurkan masa depan, dengan mimpi seseorang hanya bisa menghayal, tanpa berpikir. Dan dengan mimpi juga otak manusia tidak akan berjalan dengan baik” bentak cakka, ya tuhan, kata-katanya menusuk, entah lah, hatiku terasa sakit saat dia mengatakan mimpi tak ada artinya.. air mataku mengalir perlahan, sejahat ini kan cakka jika ia marah…
 Aku lalu meninggalkan cakka di taman sendiri, aku berlari menelusuri jalan di senja hari.
Aku tau cakka sedang emosi, tapi, jika ia sedang kesal, tentu dia pasti minta maaf.
Tapi, sampai sekarang cakka tak minta maaf, dan aku tak pernah berbicara padanya lagi.
=flash back-------off=
“jadi,gitu ceritanya” ucap oik diakhir kisahnya
“sabar  ya ik,”ucap sivia sambil mengusap punggung oik.. oik hanya tersenyum kecut..
“gue yakin koq. Pasti cakka nanti bakalan minta maaf sama loe”ucap agni
“yap, thanks yah, kalian semua emang sobat gue yang paling the best deh..”kata oik tersenyum manis, walaupun hatinya teriris
“nah, itu namanya sahabat, ada saat duka, bahagia sangat suka”kata shilla merangkul oik
“yee, kata-katanya nyontek dimana tuh” ejek via
“ga nyontek tau.. aku kan punya kata-kata sendiri”elak shilla
“huu, boong”
“ga yeee”
“boong, bwee”
“apaan sih kalian bedua” tengah agni “sahabat lagi sedih juga”
“hehe, ga apa” koq ag, gue seneng lagi kalau lihat sivia dan shilla ga akur”ucap oik. Sivia dan shilla melongo, “itu tandanya sayang” lanjut oik
“emang gue lesbong”cibir via & shilla
“hahahahahaha mukanya lucu….”oik tertawa geli, agni, sivia dan  shilla tersenyum melihat oik tertawa.
‘semoga loe bisa kaya gini terus,ik’ batin seseorang yang sedang mengamati OSAS dari balik pohon, kemudian orang itu tersenyum.
==========esoknya di sekolah================================
Didepan kelas, oik mengamati cakka yang baru datang. Cakka berjalan sendiri sambil mendengarkan musik dari hadphone nya..
“apa gue sapa cakka aja yah” pikir oik
Oik sempat berdiam sambil tetap menatap cakka, kemudian dengan langkah ragu-ragu oik mendekati cakka.
1 langkah..
2 langkah..
---------
5 langkah….
“hy cak” sapa seseorang, oik terdiam, ia menatap gadis yang menyapa cakka
“hy fy,”jawab cakka sambil melepas headsetnya,, cakka menoleh kearah oik, terjadi kontak mata, dan kemudian oik pergi dari hadapan cakka, ia kembali masuk kekelas.
“cak, masuk kelas yuk” ajak gadis yang bernama ify itu. Cakka hanya tersenyum, kemudian ify menggandeng tangan cakka dan berjalan meninggalkan kelas oik, cakka sempat menengok kebelakang,tepatnya kearah kelas oik, berharap gadis itu keluar. Tapi, nihil.
Skipppp>>>>>>>>>>>>
TETTTTTTTTT,,,, TETTTTTTTTTTT,,,,TETTTTTTTTTTTTTTTTT
Bel pung berbunyi, anak-anak cepat bergegas termasuk osas,, dan setelah beri salam, mereka langsung berlari pulang………..
Oik pulang dengan berjalan kaki, rumah oik dan sivia berbeda jalur, makanya sekarang oik berjalan dengan sendiri, biasanya kalau SD, oik dan cakka pulang bareng, tapi sekarang kondisi lagi berbeda. Ketika oik sedang berjalan dengan gontai, tiba-tiba 2 preman mencegatnya.
“he, serahin tas lu”kata preman yang badan nya agak gendut
“siapa kalian,”kata oik agak takut
“lu ga perlu tau siapa kita, yang jelas, serahin tas lu”ucap preman yang badangnya cungkring
“ga mau,”bentak oik sambil menggenggam tasnya dengan kuat
“serahin ga”preman pertama menodongkan pisau kearah oik, oik kaget,takut, was-was,
‘ya allah,, tolong aku’doa oik dalam hati, kemudian preman-preman itu merampas tas oik dengan paksa,oik sempat berontak meminta tolong, tapi tangannya terkena pisau belati yang tadi diacungkan kearah oik.. tas itu pun dapat di ambil preman itu, kemudian preman itu membongkar seluruh isi tas oik. Tapi yang didapat hanya buku-buku serta alat tulis lainya
“sial,, heh!!! Serahin uang lu..”preman itu kembali menodongkan belati kea rah oik
“ga ada”bentak oik. Di saat seperti ini, oik masih sempat-sempatnya membentak
“kurang ajar!!!!!!!!!!!! Bawa dia!!!!!!!!!”
Si preman itu memegangi oik
“lepasin guee…. Toollllooooooooooong”jerit oik. Air matanya pun tak dapat ia tahan
“DIAM”bentak preman itu
Oik pun terdiam, ia benar-benar takut..air matanya mengalir deras
“gue mau diapain, lepasiiin!! Toloonggggggggggg”teriak oik lagi
“heh,,DIIAAAMMMM!!!!!!!!!!!!!!!! Lu mau gua jual…”bentak preman itu yang membuat Oik tersentak kaget.
 ‘yaallah, apa yang harus gue lakukan” oik berontak dalam genggaman preman itu..
“tollllooooooooooongggggggggg”teriak oik sekali lagi
“heh, preman jelek, lepasin dia…”perintah seseorang, oik dan preman itu menoleh kebelakang
“cakka????”desis oik.
“ohh, rupanya ada yang macam-macam sama kita,,haha”remeh preman yang memegang belati
“tu, lu liat, pacar lu datang jadi superman”kata preman yang menyandra oik sambil memaksa oik melihat kearah cakka..
“dasar preman kampungan, beraninya main Sandra-sandraan. Trus cemen lagi, masa bawa-bawa pisau dapur.”ledek cakka “hahaha, kampungan dan cemen, bwee”lanjut cakka
“kurang ajar,, lu berani ngata-ngatain gua”
“sini kalau berani”
Kedua preman itu berjalan kearah cakka, dan preman yang menyandra oik tadi sempat mendorong oik kearah aspal, hingga lutut oik berdarah,
“au” pekik oik, tapi ia tak menghiraukan itu,, yang ia pikirkan adalah CAKKA. “ya allah, lindungi cakka”
Bak buk prang…… kedua preman itu mengeroyok cakka, tapi cakka tak tinggal diam, dia juga membalas
Oik mencari pertolongan, dan dia melihat beberapa orang sedang melintas, dengan sekuat tenaga oik mendatangi 3 orang bapak-bapak itu.
“pak, pak, tolong bantuin saya pa” ucap oik panik
“bantu apa dek” kata salah satu bapak itu.
“temen saya dikeroyok preman pa”oik tetap terlihat panik
“ya tuhan,, dimana sekarang teman kamu itu dek”Tanya bapak” itu
“di sana” oik menunjuk kearah cakka dan preman itu
“ya sudah, ayo kita kesana”
Oik dan bapak” itu kemudian menghampiri cakka dan preman itu
Cakka dan preman itu terlihat sama-sama babak belur.
“itu pa” suara oik membuat cakka menoleh
Kemudian bapak-bapak itu berlari mengejar preman-preman yang tadi sempat kabur mendengar bapak-bapak yang berteriak..
Setelah tinggal berdua, oik menghampiri cakka pipi nya biru akibat pukulan preman” itu.
“cak” panggil oik ragu-ragu, cakka menoleh. Cakka melihat lengan dan lutut oik berdarah,
“kenapa tuh.”Tanya cakka dingin
Oik melihat lutut dan lengan nya. Lumayan banyak darah yang keluar.  Kemudian dia menggeleng. Oik menatap pipi cakka yang biru, perlahan tangan oik terangkat, oik hendak menyentuh pipi cakka yang biru, sekedar memastikan, apakan parah atau tidak. 8 cm, tangan oik hampir menyentuh pipi cakka tapi cakka langsung memalingkan wajahnya. Oik kembali menurunkan tangannya.. cakka berjalan kearah sepedanya, dan menaiki sepeda itu.
“cak!!!” panggil oik saat cakka akan mengayuh sepedanya, cakka menoleh. Oik tersenyum tipis “mkasih..”
--Keesokan harinya
            Oik turun sekolah,tapi tak seperti hari biasanya, kali ini oik ke sekolah diantar oleh supirnya menggunakan mobil…sejak kejadian kemarin, kini orang tua oik menyuruh oik untuk kesekolah diantar oleh supirnya dan tidak lagi berjalan dengan teman”nya. . .oik senang karna orang tuanya masih memperhatikannya, tapi ia sedih karna tidak bias ke sekolah bersama teman”nya…
            Sesampainya ia ke sekolahnya yaitu GALNER HIGH SCHOOL yang bertaraf  SBI yang berarti sekolah itu menghasilkan pelajar”  yang sangat cerdas ,tatkala banyak murid” yang mendapatkan beasiswa keluar negri, bukan untuk  bagi yang tidak Mampu tapi bagi yang Mau…oik pun seperti biasa ia sangat tak bersemangat karna ia merasakan badannya sakit” semua akibat kejadian kemarin…tapi ketika ia masuk kekelasnya oik langsung di sambut oleh sahabat”nya dengan penuh cemas. . .
“oik tangan loe kenapa………….?” Tanya sivia
“oik kenapa kaki lo,,kok  pincang…?” Tanya shilla juga
“oik loe kenapa tadi gk ada ,,kita” nungguin loe sampe lumutan tu di pinggir jalan ya,jadi kami tinggalin……?”Tanya Agni lagi…
“aduuuuuuuuuuuuh,kalian tu satu” napa nanyanya gue binging nih mau jawab yang mana duluan. . . !!!!!!!!!!!!!!”kata oik sambil menutup telinganya..lalu oik pun menceritakan kejadian kemarin secara detil…bla-bla-bla…
>>>>>ISTIRAHAT<<<<<<<<<<
OSAS berjalan kearah kantin..di sana ada ify DKK yang sedang membicarakan sesuatu,tapi raut wajah ify seperti sedang sedih,oik pun seperti merasa penasaran ‘gk biasanya ify sedih kaya gini’ batinya penasaran,,setelah memesan minuman dan makanan mereka duduk di bangku yang tidak jauh dari bangku ify …oik mendengarkan kata” ify..
“ehm sabar ya fy”kata teman ify yang bernama Zahra.
“gue gk bisa zah, gue tuh belum jadian sama cakka tapi,,”ucap ify tersedu” dan terpotong akibat nangis..’loh jadi selama ini ify belum jadian sma cakka’batin oik ,dan melanjutkan lagi mendengarkan pembicaraan ify..
“gk pa” fy loe kan bisa nyusul cakka ke London,,”kata Zahra memberi saran pada ify,…’haah jadi cakka ke London,ngapain dia kesana ??’batin oik lagi.
“emang sih,,tapi ortu gue pasti gk ngizin,soalnya kan loe tau sendiri kalau gue belum mandiri,jadi gue pasti ga dibolehin”jelas ify,,,dan semakin membuat hati oik semakin bertanya” kenpa cakka ninggalin Indonesia.
TEEEEEEEEEETT…………TEEEEEEEEEEEEEEEEETTTTTT.
Bel masukan pun berbunyi dan membuat oik penasaran kenapa cakka pindah sekolah ke London,,karena ify tidak sempat bercerita tentang  sebab cakka pindah,,,,Sehingga oik pun tidak konsen dalam mengikuti pelajarannya,,,,hingga akhir pelajaran oik merasa ingin cepat” kerumah…Dan ketika bel pulangan oik bergegas ke luar gerbang dan mendapati supirnya sudah menjemputnya..ia pun cepat” menyuhnya kerumah cakka dulu sebelum pulang,,,’cakka kenapa loe mau ninggalin gue…?’batin oik sedih,…
==>Rumah Keluarga Nuraga
            Setibanya oik di ruma cakka oik memencet bell rumah cakka ,dan datang lah wanita paruh baya yang membukakan oik pintu…..
“ee,siang tante cakkanya ada.. . ?”Tanya oik basa-basi .,tapi oik sengaja agar ia dapat informasi yang lebih jelas mengenai cakka. . .
“eeh, oik masuk dulu sayang…!” kata tante uci (mamanya cakka)..ya tante uci memaangil oik sayang karena mamanya cakka tahu bahwa oik dan cakka berteman dengan cakka sejak kecil..dan oik pun senang jika tante memanggilnya sayang,…dan oik tidak akan pernah bosan dengan sebutan itu….
“iya makasih tante” kata ku sambil tersenyum tipis,
“sama2 ,ayo oik silahkan duduk. . !”kata mama cakka ,kali ini oik hanya membalasnya dengan senyuman…
“oya oik memangnya kamu ga tau ya kalau cakka itu di suruh papahnya ngelanjutin sekolahnya di London,soalnya papahnya lagi sakit2an di sana…terus cakka di suruh ngerawat papahnya di sana ,ya untuk sementara Elang (kakaknya cakka) yang ngejalanin perusahaannya di London..ya terpaksa tante tinggal sama GITA (adenya cakka) dan pembantu di rumah ini”jelas tente uci…’berarti Tante uci gk tahu bahwa gue udh ga tegur sapa lagi dengan cakka’batin oik yang agak merasa puas atas penjelasan tante Uci……
Diperjalanan pulang oik melamun.. ‘kenapa sih, harus secepat ini gue pisah sama loe, cak.. apa mungkin gue masih bisa mimpi bersama loe.. kenapa loe bilang mimpi itu tak ada artinya, padahal loe sendiri yang bilang sama gue kalau mimpi itu adalah kunci segalanya, dengan bermimpi kita bisa mengambil semua alih dunia, tapi  kenapa loe ga ingat kata-kata itu cak…. Cak, hanya 1 yang perlu loe tau,, kalau gue sayang sama loe’ batin oik sambil terisak.. oik menangis. Menangis karena cakka, menangis karena kehilangan cakka, dan menangis karena dilupakan cakka. Dia merasa, ini adalah hal yang paling sakit dihidupnya.
Oik berlari masuk kerumahnya..
“ka oik kenapa?????” Tanya acha bingung, saat melihat oik berlari….
Oik menghempaskan badannya yang mungil kekasurnya yang empuk. Dia menangis sambil memeluk sebuah boneka

Acha mengetuk pintu kamar oik,,,
“siapa???” lirih oik sambil terisak
“acha kak” jawab acha dari balik pintu
Oik menghapus air matanya. “masuk” perintah oik. Acha pun masuk kekamar oik dan duduk dibibir ranjang oik. “kenapa cha” Tanya oik parau
“kakak yang kenapa?? Koq nangis sih kak..??” Tanya acha balik
“kakak ga papa koq cha,, tadi didepan mata kakak kelilipan, makanya kaka cepat-cepat masuk buat bersiin mata kakak,” alibi oik
“kalau ga papa koq suaranya agak parau gitu kaya habis nangis???” Tanya acha lagi
“ng……”oik bingung “ng.. a.. anu…. mm… ta..tadi habis makan es krim makanya suaranya berubah”
Acha Cuma membulatkan mulutnya. Oik tersenyum tipis
“ya udah, sana loe… hus.. huss.. gue mau tidur..hus”usir oik
“ihh, bisa ga sih nyuruhnya yang lembut” cibir acha
“udah deh.. ga usah manja… sana cepetan..”perintah oik lagi..
Acha berjalan keluar…
“o ya,,, tutup pintunya yah”
“huh,, bisanya cuman nyuruh doang..”
Acha berjalan keluar dan DUKKKK, sambil membanting pintu kamar oik.. “pelan-pelan woy.. rusak pintu gue” teriak oik.. “biarin.. bwe” balas acha
--skiiiiiiiiiiip===ècerita berlanjut ke SMA
               OIK CAHYA R.                       CAKKA KAWEKAS N.
  
oik mendapatkan beasiswa pendidikan tebuka di London, beasiswa ini di berikan, karena oik masuk dalam 3 besar nilai kelulusan tertinggi seJABODETABEK. Oik yang mendapatkan beasiswa ini tentunya merasa senang, apalagi klau bukan ingin bertemu cakka. Tapi dia juga merasa sedih, karena takut cakka melupakan dia…… selain oik, sivia, shilla dan agni juga mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Sebenarnya sivia dapat beasiswa di paris, tapi dia menolak, dia memilih di London bersama dengan ketiga sahabatnya.
>>>>>>>MALAM  HARI DI RUMAH OIK<<<<<<<<<<<<<
“Oik kapan kamu mau pergi ke Londonnya nak,,?”Tanya ayah oik lembut karna ia bangga karena anaknya masuk dalam 3 besar nilai kelulusan seJABODETABEK  dan mendapat beasiswa ke London,,
“ehmm,,kpan ya yah,,oik juga belum pasti..”ucap iok agak bingung karena ia belum mempersiapkan mentalnya untuk ketemu cakka lagi….
“ya sudah,,kamu fikirkan dulu,,kalau belum siap ,,gk papa kok,tapi ayah saranin,kamu supaya,lebih mandiri..”kata ayah oik yang sangat berwibawa itu.. .
“iya ayah” jawab oik
            Oik terus”an memikirkan tentang rencana keberangkatannya,…ia bingung harus bagaimana karna ia takut kalau dia bertemu lagi dengan cakka ,tetnyata cakka sudah melupakannya,,,ia takut hal itu terjadi,,,…oik pun tiba2 tertidur lelap…
*******Oik bermimpi bahwa ia akhirnya akan bahagia jika ia pergi,tapi sebelum akhirnya menuju bahagia ia akan melewati masa2 yang sulit dan sangat menyakitkan ,tapi akirnya oik tau bahwa arti sebua mimpi ketika ada harapan.*********
>>>>>>>>Pagi hari<<<<<<<<<<
Oik bangun pagi” sekali karna ia tau harus ngapain….oik sibuk kesana kemari dan akirnya membangun kan orang tuanya yang sedang tidur lelap …..
“oik kamu sedang apa sayang,,,”Tanya mama Ira (ibunya oik)
“oik sedang beras” nih bu,,,bu sini deh oik bingung harus bawa apa lagi…takut ada yang kurang. . .” katanya ibu pun tahu apa arti dan maksud anaknya, bahwa oik akan jadi berangkat ke London …
“iya sayang ibu bantuin,,,oya jadi kamu sudah fikirkan matang2 buat pergi kesana…?”Tanya ibu memastikan oik…
Oik menangguk “iya bu oik sudah fikirkan kok bu….tapi ibu ga keberatan kah oik tinggal…?” jawab+ Tanya oik
“sebenarnya sih ibu keberatan tapi kalau untuk sekolahnya oik ya ibu rela kan itu demi kebaikan oik juga kan,. . “ jawab ibu …yang buat oik merasa lega karna iya sudah mendapat restu dari ibunya. . .
“ehmm maksih ya bu…oik janji gk bkalan ngecewain ibu sama ayah deh,,,janji..”katanya manja lalu memeluk ibunya …
“yuk kita beres2 nanti ketinggalan pesawat lagi kalau ga cpat di beresin. . “ajak ibu bersemangat…
“iih ibu oik berangkatnya kan jam 13.50…masih lama lagi lah bu. . “kata oik
“ya udah kita berasin sekarang yuk sayang jadinya nanti ga buru2”seru mama oik
Memang oik anaknya manja makanya tadi ayahnya  manyarankan kalau oik agar lebih mandiri…
>>>>>>>>>>PUKUL 13.50 DI BANDARA SOEKARNO-HATTA<<<<<<<<<<<<
Oik sudah berada di depan ruang check in bersama teman”nya yaitu sivia,shilla dan agni,sebelum mereka masuk ke ruang check in iya berpamitan  pada ke2 orang tua mereka masing”…
===>>Dalam pesawat oik duduk bersebelahan dengan seorang wanita …rupa2nya seperti keturunan Barat..dan oik mencoba untuk menyapanya. . .
“hi…”sapa oik manis kearah wanita tersebut
“hi.. .”wanita itu membalas sapaan oik
“eehm what is your name ?”
“my name is nadya ,and you, what is your name . . . ?
“my name is OIK..ehhm do you come from Indonesia ?”
“yes I do,and you ?”
“yes I do,too..ehm you’re speake Indonesian”
“ya tentu saya bisa karna sya asli orang Indonesia yang sekolah di London”
“oh berati kita sama soalnya sya juga mau sekolah di London”
“ehm baru lulus SMP ya…”
“iya dan mau ngelanjut ke London”
Oik dan wanita yang baru di kenalnya itu berbincang” sepanjang  jalan menuju London (Negara utama yang mereka tuju)…….
>>>>>>>>>>>>>>>>>>sesampainya di London<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
OSAS, berjalan keloby, mengambil tas-tas mereka yang dititipkan..
Setelah selesai, mereka berempat keluar dari bandara..
“wuaaaa, I’M COMING LONDON” jerit shilla norak pas keluar bandara, sivia agni dan oik tutup telinga.
“ihh, norak loe……… budeg kuping gue tau” sewot via
“yeee, tutup telinga kali… repot amat”celetuk shilla
“huhhh dasar norak..”
“BIARIN” teriak shilla ditelinga via dan kemudian lari meninggalkan OSA.
“heh, gue bales loe” sivia mengejar shilla
Sivia dan shilla kejar-kejaran norak didepan bandara. Dan mengelilingi tubuh-tubuh oik dan agni sambil cekikikan.
“plis deh… bisa kan kalian bedua itu diem” tengahi agni
“tau nih, ini kan London bukan Indonesia…”tambah oik,
Shilla dan via terdiam..
“kan gitu bagus dilihat”komen agni
“ya udah.. o’ya shill, apartemen loe dimana, masih jauh ga dari sini?” Tanya oik. Shilla celingak-celinguk ga jelas.
“gak koq ik,, palingan dari sini naik taksi Cuma 5 menit doang”jawab shilla
“hhm, gimana kalau kita jalan aja. Itung-itung ngemat duit.”usul oik
“wahh, oke tuh… boleh juga ik ide loe.”setuju agni
“yah koq jalan sih..”keluh shilla
“emang kenapa????”Tanya oik bingung
“kan cape tau ik..”
“ia ik, gue naik taksi aja yah… pegel tau”tambah sivia. Oik dan agni saling pandang.
“oke.. kalian berdua naik taksi.. dan gue sama oik jalan kaki. Lumayan kan uangnya dipake shopping”ucap agni sambil sedikit tersenyum. Shilla dan sivia bertos ria
“tapi ada syaratnya..”lanjut oik. Sivia dan shilla tampak bingung. “loe berdua bawain barang-barang kita…. Dan, kalau uang loe bedua habis, gue sama agni ga bakalan bantuin loe berdua”kata oik. Sivia dan shilla melongo.
“yahh,,, tega banget sih loe berdua” ujar sivia lemas
Agni dan oik mengangkat bahu mereka “itu sih pilihan kalian..”
Sivia dan shilla tampak kusut.. terpaksa mereka berjalan kaki.
OSAS pun sampai diapartemen shilla. Shilla disambut bak putri raja. Dan mereka berempat mendapatkan kamar dilantai 3. Sivia sekamar dan oik yaitu nomor 1996 dan shilla sekamar dengan agni di nomor 1997.
…>>>>>>>>>>>keesokan harinya<<<<<<<<<<<<<<…...




OSAS bersiap-siap berangkat sekolah, baju mereka sangat unik.
memakai kemeja warna putih, dan di hiasi rompi coklat dan dasi kupu-kupu terikat dileher kemeja mereka. Dan rok coklat kehitam-hitaman setinggi 3 cm diatas lutut, serta kaos kaki putih menutupi betis-betis mereka setinggi dibawah lutut.
“seragamnya bagus yah????”komen oik. Sambil merapikan rambutnya. Oik lebih memilih rambutnya dikuncir dua.
“ia, ,, gue pengen deh pake baju ini lebih lama lagi”sambung sivia yang sedang mengingat tali sepatunya.
Setelah mereka semua selesai, mereka langsung menuju kamar shilla dan agni, dan setelah OSAS lengkap, mereka langsung menuju sekolah dengan menggunakan bis yang telah disiapkan. Bis ini khusus buat anak-anak yang mendapatkan beasiswa.


Inilah sekolah mereka. Senior high school and university Oxford
OSAS kagum dengan sekolah baru mereka.
“waawwww,, sekolahnya……keren buangettt” komen agni, sambil memandangi seluruh sekolah
“ini sekolah, apa gedung DPR? mewah bangett” tambah via, matanya tak lepas dari sekelilingnya
“ck..ck..ck…40 tahun lagi,gue masih betah sekolah disini..”lanjut shilla yang juga ikut-ikutan menatap sekolah. Walaupun shilla punya apartemen di London dan sering ke London, tapi kalau sekolah ini, belum pernah dilihatnya.
Oik hanya geleng-geleng kepala. Memang dia kagum dengan sekolah sebesar ini, tapi dia tak mau berlebihan seperti ketiga sahabatnya. Saat sedang menatap isi sekolah, mata oik tiba-tiba tertuju pada satu arah. Yaitu seorang gadis yang sedang duduk dibawah pohon. Oik pun menghampiri gadis itu, sementara SAS bingung menatap oik
“mau kemana tuh anak???”Tanya sivia, agni dan shilla angkat kedua bahu..
“eh, lihat deh,.. kelihatannya oik akrab sama tuh cewe”tunjuk agni, saat melihat oik berbicara dengan seorang gadis.

“hy..” sapa oik kearah gadis itu
“eh,hy” balas cewe itu sambil menutup buku yang sedari dia baca.
“nadia kan???”Tanya oik
“ia….. oh, loe oik kan.. yang waktu itu”jawab nadya,
“ia…hahaha kebetulan banget yah kita ketemu disini.”ucap oik
“hehe. Loe sekolah disini juga???…” Tanya nadya,
“he eh,, iya kn gue baru aja masuk.. oh ya, gue pengen kenalin loe sama temen-temen gue” kata oik. “bentar yah..”oik berjalan menghampiri SAS. Dan kemudian kembali ke hadapan nadya.
“vi, ag, shill, kenalin ini nadya.. dia dari Indonesia juga loh”promosi oik
“sivia..”
“nadia..”
“shilla..”
“nadia..”
“agni..”
“nadia..”…… “salam kenal semuanya”
TTEEETTTTTTTT.. suara bel disekolah berbunyi nyaring. Anak-anak berhamburan masuk kedalam kelas.
“cakka..!!!!”teriakan nadya membuat oik cs tersentak..
‘cakka???, apa mungkin….?’ Batin oik
“gue duluan yah..”pamit nadya dan segera berlari kearah seseorang yang sejak tadi menunggunya tak jauh dari tempat mereka duduk.
Oik terbengong. Sivia menepuk bahunya. Sivia tahu perasaan sahabatnya itu.
Kemudian, mereka masuk kesekolah. Kelas oik ada dilantai 3, disana menyediakan tangga escalator.
-à 6 bulan kemudian. Oik, via, agni dan shilla mengikuti mata pelajaran dengan seksama. Disana disediakan guru dari Indonesia, khusus untuk anak yang mendapatkan beasiswa.
Selama 6 bulan itu pula, cakka dan oik masih seperti dulu, tak pernah bertegur sapa.
Walaupun mereka sering bertemu ditaman atau dikantin, tapi tetap saja mereka saling menyombongkan diri.
“ternyata loe disini ik.”lirih cakka sambil melihat oik yang sedang bercanda dengan teman”nya , sekarang dia ada dihalaman belakang sekolah. Ditempat ini juga disediakan taman bunga, yang terletak dibelakang sekolah. Taman ini bertujuan untuk mata pelajaran sains.
Oik merasakan ada yang melihatnya dan memang betul itu cakka ,ketika oik melihat kebelakangnya cakka pun sudah menghilang secara tiba-tiba ,,oik pun merasa kikuk lalu ia kembali kepada teman-temannya.terlihat cakka melihat tingkah oik tadi tapi ia tersenyum dan langsung pergi .
===> MINGGU PAGI
Oik berjalan-jalan di Taman kota di London…ia berjalan dengan penuh gembira,,,sepanjang jalan ia hanya diam karena ia hanya sendiri ,sementara teman-temannya masih tiduran semua…
“huh cape juga yah” keluh oik,lalu ia diduk di kursi taman yang sangat indah itu…ia pun melihat sekelompok anak kecil yang bermain gelembung busa dengan riangnya.tiba-tiba ada seorang anak perempuan di antara mereka yang terjatuh,,,oik langsung respek ingin menolongnya tetapi tiba-tiba ada seorang anak pria kecil yang mendahului oik untuk membantu anak perempuan tersebut…oik pun tersenyum dan matanya pun berkaca-kaca ,,,
“begitu indah kenangan itu untuk di kenang tetapi begitu pahit juga untuk diingat…huuuhh ,,,kapan semua ini akan berakhir kka,Cuma diam diantara kita…hanya karena mimpi semua jadi berubah… aku rindu masa-masa kita dulu…dan kenapa juga kau berubah,apa semua ini salahku..?sampai-sampai kau sudah gk mau lagi berhubungan denganku..”kata ku dalam hati.
Ketika oik sedang asyik melihat pemandangan pagi itu..tiba-tiba ada seseorang yang muncul secara langsung orang itu lalu duduk di sebelah oik …tentunya oik terkejut,,,karena orang itu ternyata adalah cakka ….
“pasti ada maksud tertentu mimpi itu membawa aku kemari”kata cakka yang membuat oik kaget dan bertanya-tanya dalam hati….memang cakka habis bermimpi lalu ia ditunjukkan suatu tempat ,dan ia penasaran kenapa harus tempat itu yang ditunjukkan ,,,lalu tanpa basa-basi ia pun langsung berangkat ke tempat yang di tunjukkan dimimpinya   ternyata ia menemukkan oik ,,,ia pun memberanikan diri untuk menghampirinya … ‘maksudnya…?’batin oik.oik Cuma diam aja sambil melihat kedepan ,,pura-pura gk tau kalau cakka ada di sampingnya…oik pun ingin beranjak pergi tetapi tangannya langsung dicegat oleh cakka …
“aku baru tahu sekarang bahwa mimpi itu bisa jadi kenyataan jika kita percaya bahwa mimpi itu rencana dari keajaiban,entah itu dapat menjadi keajaiban yang menyenangkan atau menyedihkan…aku minta maaf  atas semua ini ,aku terlalu egois, ku harap kau bisa memaafin aku” ucap cakka  lalu ia tertunduk…oik pun yang mendengarnya lalu tersenyum, lalu ia menoleh ke cakka…
“gk ada yang perlu disalahkan ,,,ini Cuma kesalah pahaman aja kok, aku tahu akhirnya kau bisa mengerti tentang mimpi..”kata oik lembut…cakka pun lalu mengangkat kepalanya dan menghadap kearah oik.
“oik maafkan atas kesalahanku selama ini karena ku masih mencari-cari jawabannya dan baru aku temukan sekarang ini..oik ku mohon…!”pinta cakka yang respek memegang tangan oik ..oik pun tersenyum tipis…”jangan pernah mengulanginya untuk kedua kali,,karena itu hanya membuatku sedih”kata oik
“trima kasih oik,,biar lah waktu yang membawa kita..kita harus mengikutinya…”kata cakka dan oik dan cakka pun tersenyum lalu melihat sejuknya pemandangan pagi itu…burung-burung merpati juga berterbangan menghiasi cinta Cakka dan Oik yang telah kembali bersama…
 Oik menutup album fotonya yang tersimpan rapi itu…air matanya pun berlinangan mengingat semua peristiwa yang dialaminya ketika ia kecil hingga sekarang.
>>>>>>>>>>>ENDINGNYA<<<<<<<<<<<<<<
OIK P.O.V
 Sekarang aku telah menjalani hubungan dengan Cakka ,dan aku tahu bahwa cakka tidak sedih seperti dulu lagi karena sekarang mamahnya (tante Uci) dan Gita (adiknya) menyusulnya ke London dengan alas an bahwa ayahnya telah sembuh dalam sakitnya dan keluarga cakka sudah kembali harmonis lagi..yang membuat hidup cakka tambah lebih berwarna ..
            Aku duduk di depan rumah ku (in London),,ya karena Cuma aku yang menetap di London karena tugas ku menjadi seorang konsultan di London..
Sekarang aku pisah dengan teman”ku kecuali sivia karena dia sudah menikah dengan Alvin…dan aku sendiri masih bbersama masa laluku…
THE END
Akhir yang menyenangkan tapi maaf  ya yang terakhir kata-katanya kurang baik ,kisahnya oik dan cakka udah gede jadi pake kata-kata yang dewasa juga…
Mimpi mungkin hanya khayalan belaka. Tapi, tanpa mimpi, kita tidak akan pernah tau masa depan kita, dengan mimpi juga kita dapat merasakan kebersamaan dengan orang yang kita sayangi. Mimpi adalah keajaiban yang sewaktu-waktu akan terwujud. Tak ada masalah jika kita terus bermimpi, tapi yang menjadi masalah ialah kita terlalu berangan-angan. Wujudkan mimpi dengan usaha, dan awali usaha dengan bermimpi.
BERMIMPI UNTUK HARI INI
DAN WUJUDKAN DI HARI ESOK.